spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaDepokBuku Karya Cing Ikah Belum Kantongi SK Kelayakan, Kepala...

Buku Karya Cing Ikah Belum Kantongi SK Kelayakan, Kepala Pusat Perbukuan: Itu Enggak Boleh!

Depok — Suara Kota |

Fakta baru kembali terungkap dalam pusaran skandal dugaan konflik kepentingan dan penyalahgunaan wewenang terkait pengadaan buku cerita edukasi di Kota Depok

Buku-buku karya Cing Ikah, istri dari Wali Kota Depok Supian Suri, mulai dari buku “Mengenal Sera Mijel” (Sembako Rakyat Minyak Jelantah) hingga rencana penyaluran buku bertema lingkungan “SAE” (Sampah Ekonomi bersama Boni) diduga kuat menggunakan anggaran negara dari Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Praktik pengadaan yang menyedot anggaran pendidikan ini menuai kecaman keras dari pemerintah pusat lantaran dilakukan tanpa mengantongi Surat Keterangan (SK) kelayakan resmi dari Pusat Perbukuan.

Kepala Pusat Perbukuan Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Supriyatno, S.Pd., M.A., menegaskan bahwa langkah sekolah yang memaksakan pembelian buku tanpa melalui kurasi dan SK kelayakan resmi merupakan pelanggaran fatal terhadap regulasi.

“Nah, ternyata setelah saya cek dengan Pak Karo, ini belum ada SK kelayakan. Di luar buku-buku yang itu. Kalau menurut regulasi, itu enggak boleh,” ungkap Supriyatno.

Berdasarkan Permendikdasmen Nomor 8 Tahun 2026 tentang petunjuk teknis penggunaan dana BOS, pengadaan buku secara mutlak mewajibkan adanya status kelayakan yang terdaftar secara transparan di platform resmi Pusat Perbukuan.

Supriyatno menambahkan, aturan ketat ini diterapkan pemerintah untuk melindungi para peserta didik dari potensi bahaya konten yang tidak terkontrol.

“Tujuannya apa? Karena khawatir ada materi-materi yang kemudian mengandung unsur kekerasan, atau pornografi, atau ujaran kebencian, atau tidak sesuai dengan tingkat perkembangan usia terhadap buku itu,” imbuhnya.

Kepala Sekolah Akui Pakai Dana BOS

Di tengah berputarnya polemik hukum ini, pengakuan mengejutkan datang dari tingkat satuan pendidikan. Kepala Sekolah SDN Cipayung, Rustandi, tak mengelak bahwa instansi sekolah yang dipimpinnya turut membeli buku-buku karya istri pejabat publik tersebut dengan mengandalkan aliran Dana BOS.

Saat dikonfirmasi mengenai keabsahan anggaran dan polemik transaksi yang mendahului aturan, Rustandi memberikan jawaban tegas tanpa membantah keterlibatan penggunaan anggaran operasional sekolah tersebut pada buku Sera Mijel.

“Tahun lalu, tahun lalu iya (menggunakan Dana BOS),” beber Rustandi.

(SK/Martchel)

Berita Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini