spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaDepokDirasa Bukan Tugasnya, DLHK Ogah Angkut Tumpukan Sampah di...

Dirasa Bukan Tugasnya, DLHK Ogah Angkut Tumpukan Sampah di Situ Citayam!

Depok – Suara Kota |

Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Uut menegaskan kalau penanganan tumpukan sampah yang terjadi di Situ Citayam bukan merupakan tugas DLHK, melainkan kewenangan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA).

‎”Sampah di air itu ada punya PUPR, bidang SDA. Karena dia ada satgasnya dan alat-alatnya, dan peralatan angkutnya ada di dia. Dari mesin keruknya, amfibi apa namanya? Beko amfibinya punya di dia,” kata Uut saat dikonfirmasi Suara Kota, Selasa (2/6/2026).

‎Uut menjelaskan bahwa DLHK hanya memegang kendali apabila objek sampah tersebut berada di wilayah daratan.

Penumpukan sampah terjadi di Situ Citayam. (Foto: Ist)

‎”Iya, kalau sampahnya ada di darat baru domainnya saya. Tapi ya tetap yang namanya sampah saya bantu. Apapun itu saya pasti lakuin, saya pasti bantuin,” tegasnya.

Merespons desakan masyarakat mengenai lambatnya pembersihan di Situ Citayam, Uut mengaku telah berkoordinasi langsung dengan pejabat terkait di Dinas PUPR agar situasi di lapangan dapat segera ditindaklanjuti.

“Ya udah, nanti tetap akan saya lakuin sebisa saya, tapi PU juga sudah saya sounding juga, ke Riswan. Biar dia baca gitu. Karena biasanya gitu, tapi dia pasti misalkan butuh bantuan armada, kurang armada, ya saya kirimin armadanya,” terangnya.

Sementara Kepala DLHK Kota Depok, Reni Siti Nuraeni hanya memberikan jawaban singkat mengenai penumpukan sampah tersebut.

“Wah, saya konfirm dulu ya,” kata Reni.

Seperti diketahui, tumpukan sampah yang dibiarkan mengapung cukup lama di Situ Citayam kini mulai mengeluarkan aroma busuk yang menyengat yang membuat warga mengeluh

Salah seorang warga Kelurahan Bojong Pondok Terong, Agum (49) mengungkapkan, kondisi menumpuknya sampah di Situ Citayam ini sudah lama mengganggu kenyamanan pengguna jalan serta warga yang memanfaatkan fasilitas olahraga di sekitar kawasan situ.

“Kondisi ini sudah berlangsung beberapa lama dan menimbulkan bau yang tak sedap, menganggu bagi pengguna jalan dan pengguna fasilitas tracking di Situ Citayam maupun masyarakat sekitar,” kata Agum.

‎Kondisi ini kian memprihatinkan lantaran kawasan Situ Citayam merupakan ruang terbuka hijau alternatif sekaligus sarana olahraga andalan bagi masyarakat setempat maupun warga dari luar Kelurahan Bojong Pondok Terong.

“Sayang jika terus berlarut larut menjadi tumpukan sampah yang jika tidak dihiraukan akan menjadi tempat pembuangan alternatif sampah terakhir,” pungkas Agum.

(SK/Martchel)

Berita Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini