Depok – Suara Kota |
Penumpukan sampah yang terjadi cukup lama di Situ Citayem mulai dikeluhkan warga. Pasalnya banyaknya sampah itu mulai menggeluarkan bau yang tidak sedap.
“Kondisi ini sudah berlangsung beberapa lama dan menimbulkan bau yang tak sedap, menganggu bagi pengguna jalan dan pengguna fasilitas tracking di Situ Citayam maupun masyarakat sekitar,” kata salah satu warga Kelurahan Bojong Pondok Terong, Agum (49) pada Suara Kota, Selasa (2/6/2026).
Agum menjelaskan, Situ Citayam adalah sebagai alternatif ruang terbuka dan fasilitas olah raga yang selama ini dimanfaatkan masyarakat sekitar maupun dari masyarakat luar Kelurahan Bojong Pondok Terong.

“Sayang jika terus berlarut larut menjadi tumpukan sampah yang jika tidak dihiraukan akan menjadi tempat pembuangan alternatif sampah terakhir,” ucapnya.
Agum juga menuturkan keprihatinannya atas kenyataan kondisi Situ Citayem yang dipenuhi oleh sampah itu. Seharusnya persoalan itu segera ditindaklanjuti Pemerintah Kota (Pemkot) Depok agar kebersihan situ dapat menjadi atensi.
“Situ Citayam yang menjadi kebanggaan masyarakat Bojong Pondok Terong khususnya dan masyarakat Depok umumnya kondisinya kini memprihatinkan, kumuh dan penuhnya tumpukan sampah. Itu karena kurang ada perhatian dan kepedulian dari dinas terkait,” terangnya.
Agum mengharapkan supaya Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) bergerak cepat menyelesaikan permasalahan penumpukan sampah di Situ Citayem sehingga kebersihan situ bisa menjadi program unggulan Pemkot Depok.
“Lingkungan Situ Citayam akan menjadi percontohan ekosistem yang baik dan normalisasi kualitas air untuk mencegah banjir serta mengembalikan fungsi ekologis dan estetika kawasan,” pungkasnya.
Sementara, Kepala DLHK Kota Depok, Reni Siti Nuraeni ketika dikonfirmasi mengenai penumpukan sampah di Situ Citayam belum memberikan jawaban hingga berita ini diturunkan.
(SK/Martchel)














