spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaDepokBukan Cuma Rektorika Politik, Yeti Wulandari Langsung Kasih Ambulance...

Bukan Cuma Rektorika Politik, Yeti Wulandari Langsung Kasih Ambulance untuk Warga RW 12 PGS

Depok – Suara Kota |

Komitmen nyata dalam merespons kebutuhan mendesak masyarakat kembali ditunjukkan oleh Wakil Ketua DPRD Kota Depok dari Partai Gerindra, Yeti Wulandari.

Melalui mekanisme penganggaran aspiratif, sebuah unit mobil ambulance kini resmi hadir untuk melayani warga di lingkungan RW 12, Kelurahan Pasir Gunung Selatan (PGS), Kecamatan Cimanggis.

Yeti mengatakan, langkah ini bukan sekadar pengadaan fasilitas fisik, melainkan bentuk konkret dari politik keberpihakan.

Inisiasi ini juga sejalan dengan garis perjuangan Partai Gerindra yang menginstruksikan kadernya untuk selalu berada di barisan terdepan dalam membantu rakyat.

“Gerindra menegaskan posisinya sebagai partai yang tidak berjarak dengan rakyat. Setiap kebijakan yang kami dorong harus berangkat dari kebutuhan riil masyarakat dan berujung pada peningkatan kesejahteraan mereka,” kata Yeti, Minggu (19/4/2026).

Pimpinan DPRD Kota Depok empat
periode ini menjelaskan, kehadiran ambulance adalah instrumen perlindungan sosial kesehatan. Menurutnya, negara harus hadir menjamin kecepatan respons medis bagi warga.

“Dalam konteks pelayanan publik, kecepatan respons terhadap kondisi kegawatdaruratan menjadi indikator penting. Oleh karena itu, ambulance ini bukan sekadar fasilitas, melainkan instrumen perlindungan sosial,” terangnya.

Yeti menegaskan, hasil yang terukur jauh lebih penting daripada sekadar simbol-simbol politik.

“Keberpihakan kepada rakyat tidak cukup dinyatakan dalam retorika. Harus ada bukti empiris di lapangan, salah satunya melalui pengadaan ambulance yang langsung dimanfaatkan masyarakat,” bebernya.

Tokoh perempuan yang dikenal konsisten menjaga basis massa di akar rumput ini menuturkan, kalau sinergi antara warga dan wakil rakyat adalah kunci keberhasilan pembangunan.

“Gerindra akan terus menjaga konsistensi sebagai partai yang hadir di tengah masyarakat. Kami memastikan bahwa setiap intervensi kebijakan menyentuh dimensi kebutuhan dasar warga,” ucap Yeti.

Yeti mengharapkan, ambulance tersebut dapat digunakan secara optimal, tepat sasaran, dan benar-benar diprioritaskan untuk kondisi darurat medis warga.

“Perawatan dan pengelolaannya harus dilakukan secara bertanggung jawab oleh masyarakat setempat agar fasilitas ini tetap layak pakai dalam jangka panjang dan terus memberikan manfaat bagi warga,” pungkas Yeti.

(SK/Martchel)

Berita Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini