spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaDepokSadis! Ternyata Banyak Fasilitas Pendidikan di Depok Terbengkalai, Buktinya...

Sadis! Ternyata Banyak Fasilitas Pendidikan di Depok Terbengkalai, Buktinya SDN Mekarsari Lima Tahunan Mangkrak

Depok – Suara Kota |

Gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) Mekarsari 5 untuk lantai 2 dan 3 ternyata belum rampung sudah lima tahun lamanya sejak pembangunan.

Kondisi mangkrak dua lantai itu membuat wali murid khawatir akan keselamatan siswa-siswi yang mengenyam pendidikan di SDN Mekarsari 5 tersebut.

“Iya takut lah karena bangunan belum selesai gitu, kan jadi membahayakan murid-murid. Lihat saja tuh bangunan ruangan kelas dan besi yang nonjol gitu, bahaya banget kan,” kata wali murid berinisial MT, yang minta namanya dirahasiakan.

MT yang setiap harinya mengantarkan anaknya ini berharap agar pembangunan sekolah segera selesai, sehingga murid bisa masuk pagi hari semua.

“Ya kalau sekolah rapih kan, anak-anak ngak ada yang masuk siang, jadi masuk pagi semua. Siang atau sorenya bisa buat les-les gitu,” harapnya.

Sejumlah murid saat berjalan di bangunan yang mangkrak di SDN Mekarjaya 5, Senin 2/2/2026. (Foto: Martchel)

Sementara, Wakil Kepala Sekolah SDN Mekarsari 5, Ahmad mengungkapkan, kondisi terbengkalai ini sudah berlangsung cukup lama.

“Kurang lebih sih udah 5 tahun. Saat setelah dibangun, terbengkalainya,” kata Ahmad saat dikonfirmasi, Senin (2/2/2026).

Ahmad juga menjelaskan, belum rampungnya dua lantai bangunan tidak mempengaruhi Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) peserta didik.

“Mengganggu secara teknis sih tidak, cuma harus dibagi bagian siang. Kalau pembangunannya rampung, semua siswa bisa masuk pagi. Sekarang karena kekurangan ruang, terpaksa dibagi dua shift pagi dan siang,” terang Ahmad.

Ahmad menuturkan, bahwa pihak sekolah sangat berharap proyek tersebut segera diselesaikan sesuai standar prosedur (SOP) yang berlaku.

“Harapan kami hanya ingin sekolah ini cepat rampung supaya pembelajaran berjalan lancar dan keamanan siswa lebih terjamin,” tambahnya

Lebih jauh, Ahmad mengatakan, pihak sekolah sudah mengusulkan perbaikan kelanjutan ke Dinas Pendidikan (Disdik) Pemerintah Kota Depok pada tahun anggaran sebelumnya.

“Kami di lapangan ini sifatnya hanya pelaksana, jadi kami mengikuti alur dari pemerintah saja. Pengajuan sudah dilakukan, sekarang posisinya kami menunggu regulasi dan tindak lanjut dari sana,” pungkas Ahmad.

Sejumlah murid saat berjalan di bangunan yang mangkrak di SDN Mekarjaya 5, Senin 2/2/2026. (Foto: Martchel)

Sedangkan Kepala Bidang Sekolah Dasar (Kabid SD) pada Dinas Pendidikan Pemkot Depok, Muchammad Zakkya menjelaskan, menurut aturan memang sebelumnya pembangunan sekolah dikerjakan oleh Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disrumkim), dan Disdik hanya penerima manfaat saja.

“Tadi saya sudah konfirmasikan ke Sarpras, untuk tahun ini, memang rencananya kan pemeliharan SD itu kan akan dikembalikan ke Disdik, di bidang Sarpras (Sarana Prasarana-red). Yang kondisinya hampir sama kayak Mekarsari 5 itu memang ada beberapa, ada beberapa sekolah yang tidak selesai sampai dengan lantai 3-nya. Jadi cuma diselesaikan lantai 1, lantai 2 gitu. Jadi 100 persen yang dari Disrumkim itu, dari konsultan, dari kontraktor pekerjaan, itu memang sebatas sampai lantai 2. Jadi di atas itu dak, tapak untuk persiapan lantai 3,” beber Zakkya pada Suara Kota.

Zakkya menerangkan, kondisi serupa juga terjadi di SDN Depok 1 dan juga sekolah yang terletak di wilayah Duren Seribu. Namun hal itu tidak menganggu KBM, karena memakai ruangan yang sudah rapih. Disamping itu ia juga meminta sekolah untuk bertindak preventif melakukan pengamanan serta pengawasan untuk murid agar tidak bermain dilokasi yang membahayakan.

“Nah, kalau untuk Mekarsari 5, tahun ini direncanakan nanti di Anggaran Belanja Tambahan (ABT), akan dikaji ulang, bisa DED (Detail Engineering Design) yang semula ada di Disrumkim oleh Sarpras. Baru DED-nya doang tapi, rencananya tahun ini. Insya Allah tahun depan mudah-mudahan bisa di intervensi lagi untuk pembangunan sisanya,” kata Zakkya.

Zakkya juga menjelaskan, ada skema lain untuk pembangunan lanjutan SDN Mekarsari 5 melalui Refit atau penyesuaian APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) 2026.

“Atau misalnya nanti di usulkan nanti melalui refit APBN. Tapi kalau untuk tahun ini dari refit, belum ada, belum ada yang untuk tahun 2026 ini. Baru sebatas rencana akan dikaji ulang DED. Lalu soal pekerjaannya nanti di ABT, baru direncanakan Sarpras, gitu,” pungkas Zakky.

(SK/Martchel)

Berita Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini