Depok – Suara Kota |
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian sudah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 400.6/3245/SJ Tentang Himbauan Halal Bihalal dan Open House Hari Raya Idul Fitri 1447 H yang tertulis berkenan dengan masih adanya musibah bencana alam yang terjadi di berbagai wilayah di tanah air serta mewaspadai dampak yang mungkin timbul akibat dinamika global maka dengan ini menghimbau saudara dan seluruh jajaran untuk mengurangi kegiatan seremonial Halal Bihalal dan Open House Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
SE himbauan itu diperkuat dengan Presiden Prabowo Subianto yang berlebaran pertama ke lokasi bencana di Aceh Tamiang.
Namun hal itu berbanding terbalik dengan Wali Kota Depok, Supian Suri yang tetap memilih menggelar open house di kediamannya di Cilodong sejak lebaran pertama pada Sabtu (21/03/2026) hingga Minggu (22/03/2026) di tengah sejumlah pemukiman masyarakat Kota Depok sedang mengalami kebanjiran.

Bahkan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok mencatat sebanyak 3.675 rumah warga terdampak banjir pada hari pertama lebaran 2026.
Kepala Bidang Penanggulangan Bencana DPKP Kota Depok, Deny Romulo menyebutkan, bahwa banjir hari pertama lebaran tersebut berdampak pada sekitar 3.675 kepala keluarga atau setara dengan 14.700 jiwa.
“Total warga Depok terdampak banjir di lebaran pertama mencapai 14.700 orang,” kata Deny, Minggu (22/03/2026).
Menurut Deny, wilayah yang terdampak banjir tersebar di sejumlah kecamatan, antara lain Cimanggis, Sukmajaya, Cilodong, Tapos dan Pancoran Mas.
Di Kecamatan Cimanggis, banjir melanda sejumlah RW di Kelurahan Mekarsari, Kelurahan Tugu, serta Kelurahan Pasir Gunung Selatan.
Sementara di Sukmajaya, genangan terjadi di salah satu RT, dan di Cilodong meliputi beberapa wilayah termasuk Kelurahan Cilangkap di Kecamatan Tapos.
Ketinggian air dilaporkan bervariasi, mulai dari 50 sentimeter hingga mencapai 160 sentimeter. Meski demikian, kondisi banjir saat ini mulai berangsur surut.
Seorang ibu di perumahan Taman Duta, Rina mengaku walau banjir yang terjadi pada Sabtu (21/03/2026) sudah surut, namun masih was-was banjir akan datang lagi mengingat hujan deras kembali menguyur pada Minggu (22/03/2026) sore.
“Tadi sudah surut karena panas terik eh ini hujan lagi, petir. Duh, semoga tdk ada banjir lagi,” terangnya.
Menurut Rina, dulu waktu masa kampanye, Wali Kota Depok, Supian Suri mau selesaikan masalah banjir yang kerap terjadi dan sudah berlangsung puluhan tahun di perumahan Taman Duta dan Bukit Cengkeh 2.
“Jangankan mau menyelesaikan banjir, nengok aja nggak! Tak ada satupun pejabat yang datang. Nggak ada empati, apalagi solusi untuk warga korban banjir di hari Lebaran,” tegasnya.
(SK/Martchel)














