spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaDepokAkurasi Data BPS Diragukan, Warga Depok jadi Korban Sulit...

Akurasi Data BPS Diragukan, Warga Depok jadi Korban Sulit Berobat

Depok – Suara Kota |

Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Depok melontarkan kritik tajam terkait akurasi data Badan Pusat Statistik (BPS) yang kini menjadi acuan dalam penyaluran layanan kesehatan Universal Health Coverage (UHC). Hal ini menyusul banyaknya keluhan warga yang kerap terhambat mendapatkan akses pengobatan akibat kendala verifikasi data.

Anggota DPRD Kota Depok dari Fraksi PKS, Imam Musanto mengatakan, pihaknya mulai meragukan validitas data yang ada karena tidak sesuai dengan realita yang ditemui di lapangan, yang secara nyata membutuhkan bantuan justru terhambat oleh proses administrasi yang rumit.

​”Kami malah mempertanyakan data itu sebenarnya ya. Jadi tadi kami rapat kecil lah di Fraksi itu berkaitan dengan data-data dari BPS,” kata Imam Musanto saat di wawancara, Rabu (8/4/2026).

Anggota Komisi C DPRD Kota Depok ini menjelaskan, persoalan data tersebut menjadi sangat krusial karena berdampak langsung pada nyawa masyarakat. Ia menceritakan temuan di lapangan dimana warga yang sedang dalam kondisi darurat medis harus tertahan karena proses verifikasi data kemiskinan yang memakan waktu.

“Yang miris banget itu saat mereka mesti mau operasi, tiba-tiba ditiadakan. Ya, akhirnya mereka bingung. Kayak kemarin ya kasusnya, ada warga kami yang kena musibah, itu mesti nunggu dulu, diverifikasi desilnya,” ungkapnya.

Imam menambahkan, Fraksi PKS fokus untuk terus mengawal dan menyuarakan ketimpangan data ini agar ada perbaikan dari pemerintah.

Bahkan, Imam menekankan untuk melakukan validasi langsung ke masyarakat guna melihat fakta objektif di masyarakat. Selama ini program UHC di Depok sudah sangat dirasakan manfaatnya dan tepat sasaran bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

​”Sebenarnya kita lihat aja dulu ke lapangan gitu ya, ke lapangan siapa yang memang menikmati itu. Kami yang setiap hari ada di ujung tombak masyarakat, di adukan oleh mereka dan ternyata luar biasa tepat sasaran. Dan walaupun misalnya gini, nggak tepat sasaran berapa orang, hanya berapa gelintir saja, tapi yang 90% itu tepat sasaran. Dan mereka berteriak saat ini,” tegasnya.

(SK/Martchel)

Berita Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini