Depok — Suara Kota |
Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) menggelar diskusi publik bertajuk “Mengukur Kualitas dan Akses Pemuda Terhadap Bidang Pendidikan dan Wawasan Kebangsaan” di Aula Teratai, Balai Kota, Kamis (22/10/2026).
Forum ini menjadi wadah penting dalam menegaskan kembali peran strategis pemuda sebagai motor penggerak ekonomi lokal di tengah era bonus demografi.
Dalam diskusi tersebut, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP KNPI, Andi Hendra Hidayat Palleteri, menekankan pentingnya keterlibatan pemuda dalam memperkuat pilar ekonomi nasional yang dimotori oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta belanja domestik di tingkat RT/RW.
“Hampir 68% pertumbuhan ekonomi ditopang oleh pertumbuhan ekonomi tingkat lokal. Oleh karena itu, anak muda harus hadir memanfaatkan ruang tumbuh ekonomi lokal tersebut. Pembentukan Badan Usaha Rumah Tangga di tingkat RT bisa menjadi wadah, bahkan diatur melalui regulasi atau SK,” ujar Andi Hendra Hidayat Palleteri.
Lebih lanjut, Andi menjelaskan bahwa di bawah kepemimpinan Ryano Satrya Panjaitan Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) menyelaraskan usungan visi activistpreneur, tidak hanya lantang menyuarakan pemikiran politik, tetapi juga mandiri secara finansial.
“Menjadi aktivis saja tidak cukup; menjadi aktivis sekaligus entrepreneur jauh lebih baik. Kita memang harus aktif secara politik, tetapi harus memiliki tanggung jawab domestik, yaitu melek wirausaha, mandiri secara ekonomi, dan mandiri secara pendirian,” tegasnya.
Senada dengan hal tersebut, Anggota DPRD Jawa Barat, Pradi Supriatna, yang turut hadir sebagai narasumber, mengapresiasi inisiatif KNPI dalam menggelar diskusi edukatif tersebut. Ia mengajak generasi muda untuk terus optimistis, berpikir positif, dan tidak merasa berkecil hati terlepas dari latar belakang sosial mereka.
“Jangan pernah berkecil hati siapa pun kita, karena kesuksesan tidak mengenal status sosial, melainkan kembali kepada diri sendiri—apakah mau atau tidak untuk maju. Di masa sekarang, generasi muda juga harus melek teknologi karena itu menjadi penunjang utama kesuksesan di sisi ekonomi,” pesan Pradi Supriatna.
Melalui diskusi ini, pemuda Depok diharapkan mampu menangkap peluang dari berbagai program strategis nasional, menguasai teknologi, serta terus berkolaborasi untuk memajukan daerah dan bangsa.
(SK/Martchel)














