spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaDepokSepak Terjang Pabrik Bumbu di Tapos Depok! Nggak Takut...

Sepak Terjang Pabrik Bumbu di Tapos Depok! Nggak Takut Satpol PP, Keluhan Warga Dicuekin

Depok – Suara Kota |

Warga Jalan Leuwinanggung RT 01, RW 08, Kecamatan Tapos protes keras pada perusahan pabrik bumbu yang membuat bau menyengat hingga pemukiman masyarakat yang tepat berada dibelakang pabrik tersebut.

Bau sangat tidak enak itu membuat warga marah dengan mendatangi langsung pabrik bumbu untuk menghentikan operasionalnya.

Kuat dugaan pabrik itu memanipulasi izin operasional. Hal itu terungkap karena awal perjanjian pembangunan peruntukannya workshop, bukan pabrik pembuatan bumbu.

Salah satu warga terdampak, Siti Nuramalia mengatakan kecewa lantaran sejak awal pihak pengelola tidak transparan mengenai jenis usaha yang dijalankan. Saat ini malah pabrik menjadi pengolahan bumbu skala besar.

“Awalnya mereka bilangnya mau buka workshop, tetapi pas beroperasi ternyata jadi pabrik bumbu,” kata Siti saat dihubungi wartawan, Senin (2/3/2026).

Siti menjelaskan, warga sekitar tidak pernah memberikan izin lingkungan pada pabrik. Selain aroma tajam yang menusuk hidung, pabrik tersebut dinilai “kucing-kucingan” dengan Satpol PP.

“Dinas DLHK sudah menegur dan memberikan surat penghentian operasional. Tapi anehnya, kalau dinas datang mereka tutup, begitu petugas pulang, mereka beroperasi lagi,” ungkapnya.

Warga disini, lanjut Siti, dengan jelas tidak pernah dilibatkan dalam sosialisasi perizinan resmi. Informasi mengenai izin usaha tersebut diduga cuma sampai di tingkat RT, RW, dan pihak kelurahan tanpa adanya kesepakatan dengan warga sekitar pabrik.

“Harapan kami hanya satu, pabriknya pindah atau setidaknya tidak menimbulkan bau menyengat lagi yang merugikan kami,” tekan Siti.

Pabrik tersebut diketahui beroperasi dari jam 7 pagi sampai 6 sore. Bahkan, sering sekali lembur hingga pukul 10 malam, yang sudah dipastikan semakin menambah beban polusi udara bagi warga.

Ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat, pihak pengelola pabrik belum memberikan pernyataannya terkait aksi protes warga hingga berita ini diturunkan.

(SK/Martchel)

Berita Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini